Monday, November 21, 2011

Simple But Meaning



mari kita sama-sama menyanyikan lagu ini
singkat perkataanya namun dalam ayatnya

ROMANIZED LYRICS:
Ju nim naega yeogi-issoni na deul sseo-ju-soseo
Naui-man naui-mom juke deuli-O-ni ju-pa-deul-ob-soseo
Ju nim naega yeogi-issoni na deul sseo-ju-soseo
Gagin goel moduda juke deuli-O-ni ju-pa-deul-ob-soseo
Hallelujah~

ENGLISH TRANSLATION:
Lord I am here, please use me
My heart, my body, I give it to You. Please accept me.
Lord I am here, please send me
Everything I have I give it to You. Please receive me.
Hallelujah

Sunday, November 13, 2011

Reveal Of Me/No More Hideing Who i Wanna Be



Ayat RenunGan bagi seMua pAra pEmbAca HamBa-Hamba TuHan


Kalau apa yang masuk dalam hati kita hal - hal yang negatif maka hidup kita akan penuh dg penderitaan,
tapi kalau yg masuk dalam hati kita adalah Firman Tuhan maka hasilnya adalah karya nyata Tuhan yg luar biasa... ^^
BERDOA memnbuat dirimu + kuat
- MURAH HATI membuat dirimu + diberkati
- GEMBIRA membuat dirimu + sehat
- SENYUM membuat dirimu + manis
- RAMAH membuat dirimu + disukai
tak banyak ku perbuat selama hidup ini....tak banyak yg kulakukan selama di dunia ini.....
tetapi ALLAH melakukan banyak perkara dalam hidup saya yang sangat luar biasa
Tinggalah dalam Yesus, andalkan kuasaNya... Dialah pokok yang benar, kita lah rantingnya...
kita sebagai ranting, pasti berbuahlah... asal dengan setia.. tiNggal di dalamNya....
Tuhan memberkati kita hari ini besok dan selamanya... Amien

‎"HENDAKLAH KASIH ITU JANGAN PURA PURA!...
HENDAKLAH KAMU SALING MENGASIHI SEBAGAI SAUDARA
DAN SALING MENDAHULUI DALAM MEMBERI HORMAT"..





writen by JeRry ajaNg..

Friday, November 11, 2011

Kenapa Aku Tuhan

Orang yang berjalan di muka bumi ini punya problema hidupnya masing-masing. Tapi mereka terlihat ceria, tak nampak di wajahnya garis-garis kesedihan. Bintik-bintik hitam kelamnya kehidupan.Bilapun hidupku jadi baik. Ah, bukankah sekarang sudah baik? Perasaan dari dulu begini-begini saja.Skarang,masih tak ada perubahan. Aku tak menutup-nutupinya. Jika memang ada perubahan, apanya yang berubah dari aku yang tiga tahun yang lalu, yang empat tahun lalu, yang lima tahun laluDulu sewaktu lima tahun ke belakang aku memikirkan apa? seingatku dulu mengimpikan ingin jadi hidup yang sempurna, bisnis di ahad-net berhasil. Namun akhirnya kupikir yang penting aku hanya berkerja dan cari duit sahaja .Sekarang mimpiku setahun ke depan sudah mahir main .Usiaku sudah 20 tahun sudah pantas untuk menikah. Sekarang pacar pun tak punya. Aku menikah dengan siapa. Harapan hanyalah harapan, mimpi hanyalah mimpi. Hidup penuh kegelisahan. Kenapa gelisah. Bukankah hidup itu harus dinikmati. Orang-orang segelisah akukah. Yang pasti mereka juga punya masalah.Siapkah aku mati hari ini, minggu ini, bulan ini, tahun ini, tahun depan, abad depan? Aku tidak takut menghadapi kematian, tapi takut aku belum bisa berkarya atas nama Tuhan untuk manusia, tapi keburu dijemput ajalku.Hidup oh hidup. Begitu banyak harapan yang harus kutunaikan. Cukupkah saja dengan hidup yang mengalir sendiri. terlalu banyak ambisi hidup jika tidak tergapai akhirnya putus asa.
Mengharap cinta seseorang. Namun akhirnya pernah terluka. Meski ia kembali tapi belum pasti. Haruskah tidak mengharap apa-apa dari hidup ini? Katanya mengharap satu saja, yakni Rida Tuhan. Tapi itu harus diuraikan.
Jika tak jadi aku  meneruskan pelajaran, lantas itu salah siapa?Salah aku karena tak berminat untuk meneruskan. Keburu kehilangan semangat baru pelajaran seminggu saja. Alasanku karena aku dikecewakan. Lantas salah siapa tidak memikirkan terlebih dahulu.paloiiii,Sampai kapan aku punya perasaan gelisah seperti ini? Lantas aku harus bagaimana. Jangankan memikirkan bangsa, aku juga adalah bagian dari masalah bangsa. Aku berdiri bukan sebagai solusi. Aku sudah kuliah, sudah banyak baca buku, sudah kesana-sini, lantas hasilnya begini. Jangankan bisa berbuat bagi orang lain, buat diriku sendiri saja masih bingung. Bagaimana dengan pelajaran dan malas.

Tuesday, October 25, 2011

Hati Seorang Lelaki

Andainya dia tahu,
Apabila saya jatuh cinta,

dia itu tidak semestinya punya segalanya,
Tetapi dia itu adalah segalanya di hati saya.

Andainya dia tahu,
Apabila saya itu mengalirkan air mata,
Itu bukan bermakna saya lelaki yang lemah,
Tetapi saya sedang mencari kekuatan,
Untuk terus tabah mencintai dia itu.

Andainya dia tahu,
Apabila saya marah,
Memang saya tidak mampu mengawal perasaannya,
Tapi percayalah, itulah maknanya,

saya sangat mengambil berat dan menyayangi orang itu.

Lihat saja pasangan yang baru bercinta, mereka jarang bergaduh.
Tetapi percayalah semakin bertambah sayang mereka pada seseorang,
Semakin pula banyak pertelingkahan yang berlaku.

Andainya dia tahu,
Apabila saya bercakap banyak,

saya tidak pernah bermaksud untuk membuat anda rimas,
Tapi saya mahu dia mengenalinya dengan lebih dekat.

Andainya dia tahu,
Apabila saya berkata saya mahu kamu berubah,
Itu bukan bermakna saya tidak mahu menerima anda seadanya,
Tetapi
saya mahu menjadikan anda lebih baik,
Bukan untuk
saya ,
Tetapi untuk masa depan anda.

Andainya kamu tahu,
Apabila
saya cemburu dan tidak percayakan anda,
Bukan bermakna
saya tidak sayang,
Tetapi
saya terlalu sayangkan anda,
Dan masih menganggap anda anak kecil,
Yang masih memerlukan sepenuh perhatian.

Kadang kadang
saya terlalu risau sekiranya terlalu percaya,
Anda akan mengkhianati kepercayaan yang diberi,
Naluri kelakian sangat kuat,
 
saya hanya mahukan yang terbaik untuk anda.

Andai kamu tahu,
Apabila saya merajuk,
Jangan kata saya mengada-ngada.

saya bukannya mahu dipujuk dengan godaan
atau hadiah sedozen,
Tetapi cukup dengan perhatian
yang boleh buat saya rasa dihargai.

Andai kamu tahu,
Apabila saya jarang mengatakan ' i love you ',
Itu tidak bermaksud saya tidak mencintai
Tetapi saya mahu kamu itu merasai sendiri cintanya,
Bukan hanya hadir dari kata-kata
Tetapi juga melalui bahasa tubuhnya.

Andai kamu tahu,
Apabila saya kata saya rindu sama kamu,

saya benar-benar maksudkannya.
Apabila berjauhan, bayanganmu akan sentiasa bemain di mata.

Tuesday, October 18, 2011

Nasihat Agar Berjaya Dari Rendah Diri

  setelah tadi saya melihat facebook teman-teman saya,saya sangat rendah diri terhadap diri saya,melihat mereka mendapat kehidupan yang berjaya padahal saya tidak.membuat saya marah kenapa saya tidak seperti mereka.alang indahnya jika saya berjaya dari dulu.tapi setelah saya mencari  cara untuk berjaya,saya tahu masih banyak kesempatan lagi saya masih muda..dan saya tahu saya harus menuai,seperti apa yang tertulis dalam bible.apa yang kamu tuai itulah yang kamu dapat..benar saya pegang ayat-ayat itu di dalam hatiku..saya akan berusaha walaupun mereka yang tidak tahu menganggap aku bodoh..success here i come.

 1. Success is a moving target

Be honest, what’s success for you?
  • Is it about launching a product and having people buy it?
  • Is it about having respect from your peers and mentors?
  • Is it about doing what you love so you can care for your family?
Too many people don’t create their own definition of success. They chase an idea they’ve patched together from what they’ve read, observed, or think they should be aiming for.
Do you know the feeling of not being wholly convinced that you’re pursuing the right success for you, but you’ve carried on regardless? That’s not how real success is achieved. Because even if you’re outwardly successful, you’ll feel disconnected from it. Achieving the wrong kind of success will always feel hollow.

2. Success is the wrong motivator

It’s too often based on extrinsic factors — the things you believe success can deliver.
Whether it’s physical goods, the feeling that you’ve “made it,” or thinking you’ll be free of worry and stress, these are all externalized projections about what a successful lifestyle will bring you.
When you make decisions based on an external motivator, it’s much easier to second-guess yourself. Motivation that comes from within is much more grounded and more powerful.

3. Success isn’t here, now

If you’re working hard to make something happen, it’s easy to dream about the moment you become successful. We all tend to fantastize about that big pay-off for all our hard work.
That kind of success is always elusively around the next bend. Just a few more weeks or months away. Just a bit more work, and you’ll finally be successful.
But what about now? What’s stopping you from feeling like a success right now, this very moment? Waiting for success in the future takes you out of the game in the present.

4. Success does not eliminate worry or fear

Being successful does not change how your brain works.
Success often increases worry and fear, as you question how you can repeat it or worry about losing it.
What eliminates worry and fear is shifting the patterns of thinking that result in self-doubt and second-guessing.

5. Success is limited by confidence

Perhaps most important, any success you might experience is limited by your self-confidence.
If success is achieved by taking repeated, meaningful action, then what happens if you’re not confident enough to take the actions that scare the crap out of you?
What will you do when things go wrong? Without confidence, you’ll be more inclined to retreat, beat yourself up, and reinforce a negative self-image. Nasty.
Placing your efforts on being a “successful person” is putting energy into the wrong place. It’s allowing in the complications I’ve listed above (and there are more that I haven’t listed) and ignoring how you’re thinking about what you’re doing and how you’re doing it right now.
Instead, what I’m suggesting is that you place your focus squarely on becoming a confident person, rather than a successful one.

Friday, October 14, 2011

Umur 20 Here i Come

                                                                                                                                                                                          as I turn to 20 next month I presented this song to God as He has been maintaining, protecting, guiding, loving, forgiving, and the most priceless thing, died for me.thank for taking care of me god..i love you father.
ya bapa selama ku hidup ku sangat bersyujur padamu kerna menjaga aku.benar apa yang tertulis dalam lirik ini,semakin lama semakin aku akan menyembah tuhan di dalam apa segalapun..selamanya benar selamanya aku akan ikut kemana saja yg iya ingin aku pergi maka aku akan bangkit lalu berjalan ke destinasinya,
haha saya kadang-kadang tersenyum ketawa memikirkan sewaktu saya masih kecil,saya sangat rendah diri dengan banyak hal,ya perasaan malu selalu ada..terutamanya sewaktuku di gereja melihat pemudapemudi di gereja kami sangat aktif dan bersemangat bila menyanyikan lagu penyembahan dan pujian atau pemain musik saya sangat terpegun dan kagum melihat mereka.saya berkata dalam hati kami,tuhan saya mau jadi seperti mreka,haha sewaktu saya menaip ayat ini juga saya ketawa kerna setelah tubuhku meloncat dewasa umurku sudah dewasa,bukan itu yang tuhan cari tapi hati yang menyembah dia cari,ketika saya menyanyikan lagu puji dan penyembahan saya hanya ingin mencari sedetik bersama tuhan,saya tidak perduli pada orang yang di kanan atau kiri apa yang ingin katakan katalah,apa yang ingin hanya menjaga hati bapa..percaya atau tidak bapalah yang sentiasa menjaga hati kita.