Tuesday, October 11, 2011
Kagum
Saya sering kagum terhadap orang lain.
Contoh: kagum melihat org yg sgt disiplin thd waktu. Saya belajar untuk tepat waktu.
Melihat org yg mudah memberi, saya belajar untuk memberi.
Melihat org yg rapi saya pelajari bagaimana mereka mempersiapkan segala sesuatu dgn teratur, dan masih banyak lagi…
Menurut saya hidup ini tidak lepas dari proses belajar dan belajar, karena saya sadar bahwa manusia bukan mahluk sempurna.
Saya berharap dengan tulisan saya ini, kita mulai melihat kelebihan org untuk mengikis kekurangan2 kita.
yang benar jerry ajang
Monday, October 10, 2011
Pimpinan Tuhan
Diambil dari Mzm 23, berikut tanda kalau kita kehilangan pimpinan Tuhan:
- TUHAN tidak lg menjadi gembala kita. (mzm 23 : 1a)
- Kita kekurangan hikmat,sukacita,segala sesuatu yg baik dr TUHAN. (mzm 23 : 1b)
- Kita tidak mengalami pewahyuan dr TUHAN. (mzm 23 : 2a)
- Hidup kita tidak tenang,terburu-buru,emosional. (mzm 23 : 2b)
- Sering salah dalam mengambil keputusan. (mzm 23 : 3b)
- Dalam keadaan sulit kita tidak merasakan adanya pertolongan TUHAN. (mzm 23 :4)
Bagaimana kembali kepada pimpinan TUHAN?
Diam,Tenang (mzm 46 : 11, yes 30 : 15-16)
Diam,Tenang (mzm 46 : 11, yes 30 : 15-16)
teman-teman harus baca..
and leave coment
Must Watch...
Hari ini,
Senin, 10 October 2011. Saya nonton Kungfu Panda 2.Gosh i love it so much.....
“Inner
peace…” begitu kata guru kungfunya si Po di awal-awal cerita. Ternyata
“jurus” inner peace inilah yang akhirnya membuat Po memenangkan
peperangan melawan seekor merak jahat yang telah membuat Po terpisah
dari orangtuanya.
Banyak hal saya pelajari dari film ini. Pertama, “inner peace”.
Menurut saya konteksnya begini: ketika damai sejahtera dari Tuhan itu
memenuhi hati kita, maka situasi chaos apapun yang terjadi di sekeliling
akan membuat kita tetap berkepala dingin, dan merasakan ketenangan
supranatural. (supranatural berarti tidak ada alasan kasat mata yang
bisa kita jadikan dasar untuk jadi tenang, tapi semua karena ketenangan
yang supranatural alias dari Tuhan).
Kedua, keputusan diri sendiri.
Si Po yang dibohongi oleh si merak jahat Shen, pada akhirnya tahu bahwa
orangtuanya sangat menyayangi dirinya. Mereka meninggalkan Po justru
supaya Po selamat dari kejaran para prajurit Shen yang diperintahkan
untuk membunuh semua panda di negerinya karena tidak mau ramalan bahwa
Shen akan dikalahkan oleh kekuatan putih-hitam (seperti warna bulu
panda). Po akhirnya menemukan kedamaian itu, inner peace, setelah tahu
betapa orangtuanya menyayangi dia. Berbeda dengan Shen. Dia juga tahu
orangtuanya menyayanginya, tapi, dia memilih untuk membenci mereka.
Didikan keras ortunya justru membuat dia kepahitan, sekalipun didikan
itu untuk kebaikannya, yaitu supaya Shen tidak semakin jahat. Keputusan
Po, membawanya kepada kemenangan atas peperangan melawan Shen.
Sebaliknya, keputusan Shen menyimpan sakit hati kepada orangtuanya,
membawanya kepada kematian.
Film yang lucu (walaupun tidak selucu yang pertama), dan sarat pelajaran kehidupan, Kungfu Panda 2… It’s recommended!!
Sunday, October 9, 2011
Apakah Character Baik
Saya pernah melemparkan pertanyaan, “Kamu paling tak tahan dengan orang yang seperti apa?”
Berikut jawaban-jawabannya:
- suka fitnah
- egois
- licik
- mengada-gada
- gila kuasa
- meningggi diri terlalu cepat
- tidak menghargai hal-hal kecil dan memberikan yang terbaik ketika dipercaya untuk melakukan hal-hal kecil
- cakap “ya” tapi tidak melakukan/mengerjakan
- tak mau kalah
- berlagak pintar (walaupun memang pintar, kalau sudah “action”… sayanglah… takda class dah…)
- emosional
- selalu merasa benar, jadi tidak mau minta maaf
- suka bohong
- cemburu/iri hati
- suka merendahkan orang lain
- muka dua talam
Jadi, karakter baik itu lawan dari
itu semua…. yang saya simpulkan dalam 2 kata, Rendah Hati. Orang yang
rendah hati tidak akan melakukan hal-hal di 16 nombor tadi… (Apakah kita
punya karakter baik? Jawab sendiri2…)
Sebaliknya, skill yang tinggi, justru
tidak ada nilainya, waktu orang itu tidak punya karakter yang baik.
Orang boleh pintar, cantik, ganteng, kaya, tapi waktu karakternya tidak
baik….. saya cuma mau katakan: “sayang...”
Seandainya dunia ini dipenuhi
orang-orang dengan karakter yang baik (it’s not easy, saya juga
“jatuh-bangun” dalam membangun karakter yang baik) pasti hidup kita busy, hidup orang lain juga jadi ikutan karena karakter baik
kita!!
Saya Minta Maaf / I am Sorry
Bukan kebetulan kalau pagi saya mendengar kotbah pastor magdelinna. Tentang mengampuni. Orang yang
menyimpan kebencian, kepahitan dalam hatinya kepada orang lain, siapapun
itu, cenderung merusak hidupnya sendiri, tanpa ia sadari. Jadi ketika
kita mau mengampuni orang yang pernah menyakiti hati kita, maka kita
sedang membebaskan seorang tawanan dari penjara. Siapakah itu? Diri kita
sendiri.
Di situ diceritakan tentang seorang
perempuan yang mengalami kecenderungan sejak ia kecil. Ketika dewasa dia
jatuh ke dalam kehidupan seks bebas. Ada juga kisah tentang seorang
pemuda, yang diusir ayahnya yang pemabuk karena berusaha membela
ibunya dari ajaran si ayah. Dia nyaris bunuh diri karena tidak tahu
kehidupannya akan jadi seperti apa di luar rumah. Tapi Tuhan sendiri
yang “bersuara” secara bisikan kepadanya tepat saat dia mau melompat
dari pinggiran jambatan. Tuhan berkata bahwa SAYAlah yang akan jadi
ayah kamu… (mengharukan)I wanna cry again…
. Beberapa tahun lalu,
saya ingat bahwa saya pernah bertemu mendengar kotbah di sebuah gereja
yang amat sangat nyaman. Saya diajak sahabat untuk mendengar kotbahnya. Selama “sesi” wawancara, saya dan sahabat
terdiam seribu bahasa. Terkejut mendengar kalimat-kalimat “pahit” yang
keluar dari mulutnya, mengritik habis seorang pendeta. Hmm…mungkin
kepahitan itu juga yang membawanya ke dalam sebuah kehidupan “rusak”
yang dia ceritakan sendiri secara gamblang lewat buku tersebut.
Yang saya pelajari hari ini adalah,
mengampuni jauh lebih penting untuk dilakukan ketimbang menyimpan sakit
hati. Betapapun memang sulit untuk mengampuni, tetapi hari ini saya
belajar bahwa kebencian dan kepahitan yang mungkin akan saya simpan di
kemudian hari (saya tidak dapat menghentikan orang lain yang secara sadar
atau tidak menyakiti saya seolah saya memiliki remote control yang boleh
berganti channel kehidupan), pastinya akan membawa saya ke dalam sebuah
kehidupan yang “rosak”, tanpa saya sadari. I don’t want that.
Dan untuk kesalahan apapun yang saya
lakukan kepada orang lain, saya mau berkata, “I am sorry…”. Maafkanlah
saya. Ampuni saya, dan silakan menikmati hidup dalam anugrah Tuhan yang
berlimpah-limpah itu….
Saturday, October 8, 2011
It Not Alway About The Money!!Damn It
Yeah yeah
Well, keep the price tag
And take the cash back
Just give me six strings and a half stack
And you can, can keep the cars
Leave me the garage
And all I...
Yes all I need are keys and guitars
And guess what, in 30 seconds I'm leaving to Mars
Yeah we leaving across these undefeatable odds
It's like this man, you can't put a price on a life
We do this for the love so we fight and sacrifice everynight
So we aint gon stumble and fall never
Waiting to see, I've seen a sign of defeat uh uh
So we gon keep everyone moving their feet
So bring back the beat and then everyone sing
It's not about
Well, keep the price tag
And take the cash back
Just give me six strings and a half stack
And you can, can keep the cars
Leave me the garage
And all I...
Yes all I need are keys and guitars
And guess what, in 30 seconds I'm leaving to Mars
Yeah we leaving across these undefeatable odds
It's like this man, you can't put a price on a life
We do this for the love so we fight and sacrifice everynight
So we aint gon stumble and fall never
Waiting to see, I've seen a sign of defeat uh uh
So we gon keep everyone moving their feet
So bring back the beat and then everyone sing
It's not about
Subscribe to:
Posts (Atom)

