Andainya dia tahu,
Apabila saya jatuh cinta,
dia itu tidak semestinya punya segalanya,
Tetapi dia itu adalah segalanya di hati saya.
Andainya dia tahu,
Apabila saya itu mengalirkan air mata,
Itu bukan bermakna saya lelaki yang lemah,
Tetapi saya sedang mencari kekuatan,
Untuk terus tabah mencintai dia itu.
Andainya dia tahu,
Apabila saya marah,
Memang saya tidak mampu mengawal perasaannya,
Tapi percayalah, itulah maknanya,
saya sangat mengambil berat dan menyayangi orang itu.
Lihat saja pasangan yang baru bercinta, mereka jarang bergaduh.
Tetapi percayalah semakin bertambah sayang mereka pada seseorang,
Semakin pula banyak pertelingkahan yang berlaku.
Andainya dia tahu,
Apabila saya bercakap banyak,
saya tidak pernah bermaksud untuk membuat anda rimas,
Tapi saya mahu dia mengenalinya dengan lebih dekat.
Andainya dia tahu,
Apabila saya berkata saya mahu kamu berubah,
Itu bukan bermakna saya tidak mahu menerima anda seadanya,
Tetapi saya mahu menjadikan anda lebih baik,
Bukan untuk saya ,
Tetapi untuk masa depan anda.
Andainya kamu tahu,
Apabila saya cemburu dan tidak percayakan anda,
Bukan bermakna saya tidak sayang,
Tetapi saya terlalu sayangkan anda,
Dan masih menganggap anda anak kecil,
Yang masih memerlukan sepenuh perhatian.
Kadang kadang saya terlalu risau sekiranya terlalu percaya,
Anda akan mengkhianati kepercayaan yang diberi,
Naluri kelakian sangat kuat,
saya hanya mahukan yang terbaik untuk anda.
Andai kamu tahu,
Apabila saya merajuk,
Jangan kata saya mengada-ngada.
saya bukannya mahu dipujuk dengan godaan
atau hadiah sedozen,
Tetapi cukup dengan perhatian
yang boleh buat saya rasa dihargai.
Andai kamu tahu,
Apabila saya jarang mengatakan ' i love you ',
Itu tidak bermaksud saya tidak mencintai
Tetapi saya mahu kamu itu merasai sendiri cintanya,
Bukan hanya hadir dari kata-kata
Tetapi juga melalui bahasa tubuhnya.
Andai kamu tahu,
Apabila saya kata saya rindu sama kamu,
saya benar-benar maksudkannya.
Apabila berjauhan, bayanganmu akan sentiasa bemain di mata.
Tuesday, October 25, 2011
Tuesday, October 18, 2011
Nasihat Agar Berjaya Dari Rendah Diri
setelah tadi saya melihat facebook teman-teman saya,saya sangat rendah diri terhadap diri saya,melihat mereka mendapat kehidupan yang berjaya padahal saya tidak.membuat saya marah kenapa saya tidak seperti mereka.alang indahnya jika saya berjaya dari dulu.tapi setelah saya mencari cara untuk berjaya,saya tahu masih banyak kesempatan lagi saya masih muda..dan saya tahu saya harus menuai,seperti apa yang tertulis dalam bible.apa yang kamu tuai itulah yang kamu dapat..benar saya pegang ayat-ayat itu di dalam hatiku..saya akan berusaha walaupun mereka yang tidak tahu menganggap aku bodoh..success here i come.
1. Success is a moving target
Be honest, what’s success for you?
- Is it about launching a product and having people buy it?
- Is it about having respect from your peers and mentors?
- Is it about doing what you love so you can care for your family?
Too many people don’t create their own definition of success. They
chase an idea they’ve patched together from what they’ve read, observed,
or think they should be aiming for.
Do you know the feeling of not being wholly convinced that you’re pursuing the right
success for you, but you’ve carried on regardless? That’s not how
real success is achieved. Because even if you’re outwardly successful,
you’ll feel disconnected from it. Achieving the wrong kind of success
will always feel hollow.
2. Success is the wrong motivator
It’s too often based on extrinsic factors — the things you believe success can deliver.
Whether it’s physical goods, the feeling that you’ve “made it,” or
thinking you’ll be free of worry and stress, these are all externalized
projections about what a successful lifestyle will bring you.
When you make decisions based on an external motivator, it’s much
easier to second-guess yourself. Motivation that comes from within is
much more grounded and more powerful.
3. Success isn’t here, now
If you’re working hard to make something happen, it’s easy to dream
about the moment you become successful. We all tend to fantastize about
that big pay-off for all our hard work.
That kind of success is always elusively around the next bend. Just a
few more weeks or months away. Just a bit more work, and you’ll
finally be successful.
But what about now? What’s stopping you from feeling like a success
right now, this very moment? Waiting for success in the future takes
you out of the game in the present.
4. Success does not eliminate worry or fear
Being successful does not change how your brain works.
Success often increases worry and fear, as you question how you can repeat it or worry about losing it.
What eliminates worry and fear is shifting the patterns of thinking that result in self-doubt and second-guessing.
5. Success is limited by confidence
Perhaps most important, any success you might experience is limited by your self-confidence.
If success is achieved by taking repeated, meaningful action, then
what happens if you’re not confident enough to take the actions that
scare the crap out of you?
What will you do when things go wrong? Without confidence, you’ll be
more inclined to retreat, beat yourself up, and reinforce a negative
self-image. Nasty.
Placing your efforts on being a “successful person” is putting energy
into the wrong place. It’s allowing in the complications I’ve listed
above (and there are more that I haven’t listed) and ignoring how you’re
thinking about what you’re doing and how you’re doing it right now.
Instead, what I’m suggesting is that you place your focus squarely on becoming a confident person, rather than a successful one.
Friday, October 14, 2011
Umur 20 Here i Come
as I turn to 20 next month I presented this song to God as He has been maintaining, protecting, guiding, loving, forgiving, and the most priceless thing, died for me.thank for taking care of me god..i love you father.
ya bapa selama ku hidup ku sangat bersyujur padamu kerna menjaga aku.benar apa yang tertulis dalam lirik ini,semakin lama semakin aku akan menyembah tuhan di dalam apa segalapun..selamanya benar selamanya aku akan ikut kemana saja yg iya ingin aku pergi maka aku akan bangkit lalu berjalan ke destinasinya,
haha saya kadang-kadang tersenyum ketawa memikirkan sewaktu saya masih kecil,saya sangat rendah diri dengan banyak hal,ya perasaan malu selalu ada..terutamanya sewaktuku di gereja melihat pemudapemudi di gereja kami sangat aktif dan bersemangat bila menyanyikan lagu penyembahan dan pujian atau pemain musik saya sangat terpegun dan kagum melihat mereka.saya berkata dalam hati kami,tuhan saya mau jadi seperti mreka,haha sewaktu saya menaip ayat ini juga saya ketawa kerna setelah tubuhku meloncat dewasa umurku sudah dewasa,bukan itu yang tuhan cari tapi hati yang menyembah dia cari,ketika saya menyanyikan lagu puji dan penyembahan saya hanya ingin mencari sedetik bersama tuhan,saya tidak perduli pada orang yang di kanan atau kiri apa yang ingin katakan katalah,apa yang ingin hanya menjaga hati bapa..percaya atau tidak bapalah yang sentiasa menjaga hati kita.
ya bapa selama ku hidup ku sangat bersyujur padamu kerna menjaga aku.benar apa yang tertulis dalam lirik ini,semakin lama semakin aku akan menyembah tuhan di dalam apa segalapun..selamanya benar selamanya aku akan ikut kemana saja yg iya ingin aku pergi maka aku akan bangkit lalu berjalan ke destinasinya,
haha saya kadang-kadang tersenyum ketawa memikirkan sewaktu saya masih kecil,saya sangat rendah diri dengan banyak hal,ya perasaan malu selalu ada..terutamanya sewaktuku di gereja melihat pemudapemudi di gereja kami sangat aktif dan bersemangat bila menyanyikan lagu penyembahan dan pujian atau pemain musik saya sangat terpegun dan kagum melihat mereka.saya berkata dalam hati kami,tuhan saya mau jadi seperti mreka,haha sewaktu saya menaip ayat ini juga saya ketawa kerna setelah tubuhku meloncat dewasa umurku sudah dewasa,bukan itu yang tuhan cari tapi hati yang menyembah dia cari,ketika saya menyanyikan lagu puji dan penyembahan saya hanya ingin mencari sedetik bersama tuhan,saya tidak perduli pada orang yang di kanan atau kiri apa yang ingin katakan katalah,apa yang ingin hanya menjaga hati bapa..percaya atau tidak bapalah yang sentiasa menjaga hati kita.
Tuesday, October 11, 2011
Kagum
Saya sering kagum terhadap orang lain.
Contoh: kagum melihat org yg sgt disiplin thd waktu. Saya belajar untuk tepat waktu.
Melihat org yg mudah memberi, saya belajar untuk memberi.
Melihat org yg rapi saya pelajari bagaimana mereka mempersiapkan segala sesuatu dgn teratur, dan masih banyak lagi…
Menurut saya hidup ini tidak lepas dari proses belajar dan belajar, karena saya sadar bahwa manusia bukan mahluk sempurna.
Saya berharap dengan tulisan saya ini, kita mulai melihat kelebihan org untuk mengikis kekurangan2 kita.
yang benar jerry ajang
Monday, October 10, 2011
Pimpinan Tuhan
Diambil dari Mzm 23, berikut tanda kalau kita kehilangan pimpinan Tuhan:
- TUHAN tidak lg menjadi gembala kita. (mzm 23 : 1a)
- Kita kekurangan hikmat,sukacita,segala sesuatu yg baik dr TUHAN. (mzm 23 : 1b)
- Kita tidak mengalami pewahyuan dr TUHAN. (mzm 23 : 2a)
- Hidup kita tidak tenang,terburu-buru,emosional. (mzm 23 : 2b)
- Sering salah dalam mengambil keputusan. (mzm 23 : 3b)
- Dalam keadaan sulit kita tidak merasakan adanya pertolongan TUHAN. (mzm 23 :4)
Bagaimana kembali kepada pimpinan TUHAN?
Diam,Tenang (mzm 46 : 11, yes 30 : 15-16)
Diam,Tenang (mzm 46 : 11, yes 30 : 15-16)
teman-teman harus baca..
and leave coment
Subscribe to:
Posts (Atom)
